Home » [The Home] Bathroom’s Tiles Shopping

[The Home] Bathroom’s Tiles Shopping

Nahhhh … kalau urusan milih tile atau ubin ini lebih less ribet deh daripada milih warna cat tembok :).

Jadi, hari minggu kemarin, sehabis site visit ke proyeknya temen M yang di deket rumah, kita bertiga pergi ke toko ubin di balestier road. Di sepanjang balestier road ini banyaaaaaak banget toko toko untuk urusan rumah. Sesampainya di sana, kita disambut oleh satu auntie. Kondisi tokonya agak ramai saat itu. Setelah M ngobrol sebentar sama si auntie buat kasih info nama kontraktor kita, akhirnya kita mulai pilih-pilih homogenous tiles buat kamar mandi.

Homogenous tiles tuh apa? Mmm kalau berdasarkan penjelasan langsung dari beberapa orang sih, kalau homo tiles itu lebih subtle sambungan semen (grout) antar ubinnya. Dan konon lebih kuat dari keramik, jadi cocok buat high traffic area.

Kita udah tau ukuran ubin yang kita mau beli. Untuk dinding pakai yang 30×60 cm, sementara untuk lantai pakai 30×30 cm. Untuk lantai kamar mandi tidak disarankan memakai ukuran yang terlalu besar. Karena semakin besar ubin, semakin gampang untuk pop-up atau lepas ( ya apalah itu istilahnya). Untuk master bathroom, sesuai proposed designnya mariani, kita pilih warna yang warm dan earthy. Sedangkan untuk common bathroom, warnanya lebih ke cool dark grey.

Gue bilang tadi milihnya lebih mudah dan less ribet ya? Tapi teteeep dong, pakai acara plin-plan dan nungging nungging plus selonjoran duduk di lantai toko. Buat ngeliat warnanya dari segala arah pencahayaan, tauk! Hihihi. Oh dan karena quotation dari kontraktor kita itu pakai harga tile yang $3 psf, maka kita harus milih yang max ya harganya $3. Dan karena kita juga lebih kiasu dari orang singapur, maka yang harganya $2.6 pun engga kita lirik. LOL.

Drama-drama kecil tetap ada. Misalnya, tile yang M suka, toto engga suka. Yang toto suka, eh harganya $4.8 psf. Belum lagi floor tiles buat common bathroom yang udah kita pilih dan rasanya itu yang kita bertiga paling sreg setelah keliling toko, begitu ditaruh damping-dampingan sama wall tile nya, ternyata M engga sreg. Dia kekeuh pengen nuansanya tuh cool grey, engga mau warm. Hahahaha. Terserah lo dah, mar :).

Akhirnya toto muterin lagi tuh display area buat ubin yang 30×30, terus dia bawa 3 pilihan. Yang 2 langsung tersingkir begitu disandingkan dengan wall tiles nya. Begitu matching-in yang terakhir, M langsung sumringah … yes, this is it!! Kayaknya setelah menjalin hubungan kurang lebih 2 bulan sama kita, dese udah mulai ikutan kurang waras. 🙂

Ini homogenous tiles yang akhirnya kita pilih :

Yang kiri buat common bathroom, dan yang kanan buat di kamar kita. Dan pas mau pulang, kita dibekelin sampel dari tiles yang kita pilih ini, berupa potongan tile dengan ukuran sekitar 5×5 cm. Untuk entar dicocokin sama barang yang dikirim pas hari renovasi.

Oh ya, sebenarnya gue pengen post gambar 3D kamar mandi dari M sih, cuma karena pada akhirnya ada beberapa detail yang gue hilangkan ( alasan klasik : cut cost), mending entar aja deh pas udah dikasih final 3D-nya.

Jalan-jalan selanjutnya adalah belanja bathroom fittings semacam WC, shower, basin, mixer/tap, dll. Menyenangkan juga ya 🙂

Be Sociable, Share!

One Response to “[The Home] Bathroom’s Tiles Shopping”

  1. fisgz says:

    selamat jadi empunya rumah ye ka.
    selamat menikmati kerempongan ngisi juga dandanin rumah 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *